Tips Sukses Menjalani Psikotes/Tes Psikometri

Consultant Psikotest Assessment Psikometri

Anda seringkali mengalami sakit perut atau berdebar-debar saat menghadapi psikotes? Anda tidak sendirian. Hampir sebagian besar orang yang menjalani psikotes atau tes psikologi mengalami hal tersebut. Berikut ini tips sukses menjalani tes psikometri/tes psikologis.

  • Pastikan Anda tahu apa yang harus Anda lakukan sebelum mulai mengerjakan soal. Jika Anda belum jelas dengan perintah dari tes atau psikotes tersebut, tanyakan langsung kepada pengawas.

  • Sebelum mengerjakan tes, bacalah perintah dengan hati-hati.

  • Saat tes telah mulai, usahakan fokus dan kerjakan seakurat mungkin.

  • Kerjakan tes dengan tenang, terburu-buru dapat membuat Anda melewatkan detail penting dan melakukan kesalahan yang tidak perlu terjadi.

  • Bacalah soal dengan cermat. Jika Anda pernah mengerjakan tes serupa, hindari asumsi bahwa soal yang diberikan sama, mungkin saja soal tersebut telah diubah.

  • Hindari menghabiskan waktu terlalu banyak dengan berkutat pada soal-soal sulit. Tinggalkan dan kembali lagi jika masih ada sisa waktu.

  • Jika tidak yakin dengan jawaban Anda, tentukan pilihan terbaik menurut logika Anda.

  • Selalulah berpikir dan bertindak positif. Anggap kegagalan masa lalu sebagai ajang belajar Anda. Intinya “jangan kalah sebelum bertanding”.

  • Terakhir, berdoalah sebelum memulai. Ini memberikan kekuatan yang positif bagi kita.


Share this post :
Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in Tips Praktis
41 comments on “Tips Sukses Menjalani Psikotes/Tes Psikometri
  1. Anto says:

    Minta Contoh Soal-Soal UI yang sering keluar

    tidak punya 🙂

  2. ria says:

    dear consultanthr
    saya minta tolong dikirimkan contoh soal psikotest untuk pekerjaan, terutama test gambar.

    terimakasih

    Maaf kami tidak bisa mengirimkan contoh soal psikotes, karena alat tsb hanya bisa digunakan berdasarkan kepentingan psikolog.

  3. Bayu Fitrianto says:

    bisa minta dikirimin soal2 latihan psikotes UI nggak?
    klo bs, tlg kirim lewat email donk?thx.

    Setahu saya tidak ada soal-soal latihan psikotes UI.

  4. Nico says:

    KLo tips2 pengerjaan soal test gambar apa yaks?

    Trus ada sistem minus ga sih klo kita ngerjain soal2 psikotest karena berhubung waktunya mepet, jd kdng2 masih sisa beberapa yang blum selesai.

    Ohh ya tips2 test UI jg dunk, tips aja, kan isi testnya ga bisa dikasih..

    Via email ya, ditunggu negh admin..

    Makasi..

    Untuk tips-tips soal mengerjakan tes gambar saya rasa tidak ada, karena tes itu berhubungan dengan kepribadian. Jika kamu menggambar tidak sesuai kepribadian kamu, sama artinya dengan kamu yang bukan kamu. Ke depan kamu yang akan sulit sendiri karena bisa jadi kamu akan ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai dengan kepribadian kamu karena kamu gambar dirancang sedemikian rupa. Psikolog juga akan mengetahui jika ada ketidak-konsistenan dalam gambar.

    Untuk nilai yang dikurangi jika salah menjawab. Itu mungkin saja. Yang paling penting adalah pada saat diberi instruksi kamu harus dengarkan dengan sungguh-sungguh. Jika tidak disebutkan apakah nilai dikurangi atau tidak, kamu bisa tanyakan langsung pada instruktur. Kadang-kadang instruktur suka lupa. Sejauh yang saya tahu, sangat jarang soal psikotes yang mengurangi nilai jika jawaban salah. Tapi ada baiknya hal tersebut ditanyakan langsung.

    Tips-tips tetap diusahakan. Kamu dapat mengikuti terus web ini, paling tidak saya akan coba untuk menambah informasi baru setiap minggunya. Terima kasih.

  5. Fians says:

    Setahu saya, psikotes hanya untuk mencari the right man in the right place. Jadi setiap psikotes di tempat/ perusahaan yang satu mungkin jawabannya akan berbeda dengan tempat/perusahaan yang lain. Yang menjadi pertanyaan saya, apabila ada kasus orang yang sudah berkali-kali psikotest tapi ga pernah lolos, apakah berarti orang tersebut tidak pantas dimana2? Atau adakah pertimbangan lain? Terima kasih.


    Kamu benar bahwa psikotes digunakan dalam seleksi pegawai, salah satu tujuannya adalah untuk mencari the right man in the right place. Alat yang digunakan oleh perusahaan adalah alat yang sudah terstandarisasi, karenanya alat tes yang digunakan dalam psikotes haruslah alat yang sudah teruji. Jadi jika digunakan alat X diperusahaan A, kemudian alat X ini juga digunakan di perusahaan B, maka manual yang digunakan untuk menilai jawaban setiap peserta tes adalah sama. Yang berbeda adalah hasil orang per orangnya. Nah, jika ada orang yang tidak lolos berkali-kali dalam psikotes, berarti ada yang salah pada orang tersebut. Mungkin ia nervous (ini juga berpengaruh besar terhadap hasil akhir dia), mungkin sedang dalam kondisi tidak fit, mungkin dia menggampangkan dll.

    Demikian, Fians. semoga menjadi lebih paham.

  6. Nurdin says:

    Maaf aja nih, sudah beberapa kali ikut tes kerja tapi selalu gagal di tahap psikotes, padahal tinggal dikit lagi tesnya, trima kasih

    Sebaiknya Anda terus berusaha dan tidak putus asa. Cari tahu dimana Anda perlu memperbaiki diri dan terus berpikir positif.

  7. Indra says:

    bisa minta tolong kirimin contoh soal tes potensi akademik ga?
    kirim ke email ya. terima kasih sebelumnya.

    Kamu bisa beli di toko buku atau di tempat-tempat yang sering diadakan tes tersebut, biasanya dijual di kampus-kampus oleh pedagang yang berada di sekitar sana. Pada saat pendaftaran mahasiswa baru, seringkali banyak yang menjualnya.

  8. ferry says:

    tolong kirimkan contoh psikotes dari ui utk melamar pekerjaan ke email saya,thanks.

    tidak punya dan setahu saya itu tidak boleh dipergunakan dengan bebas terkait kode etik profesi.

  9. Setyadi says:

    Mau nanya, klo psikotest gambar pohon fungsiny buat apa y? Thanks..

    Gambar pohon fungsinya untuk mengenali kepribadian kamu.

  10. astri simbolon says:

    Saya mau tanya, apakah latar belakang pendidikan Saudara? Kalau latar belakang Saudara adalah psikologi, tentunya Saudara tidak perlu memberikan harapan palsu pada teman-teman lain untuk berlatih menggunakan buku psikotes di toko buku. Sepengetahuan saya, jarang sekali instruktur dari pengetesan memberitahu apakah soal tes tersebut ada nilai minus atau plus. Dalam pengerjaan psikotes tidak diperlukan latihan terlebih dahulu. Yang perlu diperhatikan adalah menjawab sesuai kemampuan diri sendiri. Itu saja komentar dari saya. Saudara tidak perlu menjawab melalui e-mail saya. Terima kasih.

    Dear Astri,
    Terima kasih atas kritikan Anda. Menurut saya, jika Anda berprofesi sebagai psikolog, cobalah untuk membaca buku-buku psikologi dan jurnal-jurnal psikologi terbaru yang berkaitan dengan assessment dan measurement psikologis, berupayalah untuk memiliki banyak wawasan sebelum mengatakan pendapat Anda. Sikap arogan dan berpikiran sempit hanya akan membuat kita jatuh.

    Saya tidak memberikan harapan palsu, bahkan saya ingin membuka mata orang-orang yang menjalani psikotes untuk menjalaninya dengan tenang dan tanpa pikiran aneh-aneh, menjalaninya dengan positif dan tanpa ada rasa takut. Seringkali saya mendengar bahwa psikotes menjadi momok yang mengerikan untuk sebagian besar orang yang menjalaninya. Mengapa? Seharusnya ini yang mesti dicari jawabannya oleh ilmuwan psikologi, dan bukan bersembunyi dibalik nama psikotes itu sendiri.

    Sebagai psikolog (saya asumsikan Astri psikolog) pastinya Astri mengetahui ada orang-orang tertekan saat akan menjalani psikotes apakah itu tidak merisaukan kamu? Apakah hasil penilaian nantinya valid? Apakah orang-orang yang tertekan ini bisa dinilai obyektif berdasarkan dirinya atau malah dinilai karena kondisi yang terjadi saat itu?

    Jika Astri mau berdiskusi tentang psikotes, sebaiknya kita mulai dari apakah definisi psikotes menurut Astri? Berikan argumentasi kamu berdasarkan pertimbangan yang obyektif sehingga kita dapat berdiskusi secara ilmiah, tanpa ujug-ujug men-judge seseorang.

    Mengapa perlu berlatih? Berlatih untuk psikotes yang berkaitan dengan tes numerik sangat dianjurkan, mengapa karena membantu kita trampil bermain dengan angka. Banyak penelitian ilmiah yang telah menegaskan ini (saya bisa berikan buku dan jurnal yang membahas tentang ini), tetapi mungkin Astri mau mencarinya sendiri.

    Oke, Astri, semoga bermanfaat. Kapan-kapan kita bisa berdiskusi dengan lebih ilmiah ya.

  11. krisna says:

    hai… permisi
    memang psikologi bidang yg menarik, karena manusia sendiri adalah mahluk ciptaan tuhan yang paling baik. saya mau menghadapi psikotes untuk keperluan kerja. 1st time nh, kemaren” kerja ga pake psikotes, lgsg wawancara ma boz lgsng diterima. wah moga” ga nervous.
    yg menjadi pertanyaan saya, apabila seseorang mendapatkan nilai tertinggi dlm psikotes tsb, apakah pasti diterima??? atau ada pertimbangan lain dari perusahaan y?? karena selama ini yg saya lihat, seseorang mengerjakan psikotes untuk mencari nilai yg setinggi-tingginya, tapi bukan dari jawaban atas kepribadian diri sendiri (bingung juga saya kalimatnya gmn ^_^)
    ok deh segitu aja dulu uneg” dari saya, salam kenal

    regards

    Saya juga bingung bacanya :), Intinya psikotes atau tes psikometri dilakukan untuk melihat kecocokan kepribadian Anda dengan pekerjaan dan/atau organisasi dimana Anda bekerja nantinya. Psikotes hanya sekedar alat, yang paling penting adalah bagaimana Anda bersikap positif pada diri sendiri 🙂

  12. anom says:

    Saya pernah berhasil pada pertama kali test psikologi tp semakin ksini saya mengalami kegagalan yang ingin saya tanyakan tentang soal kepribadian apa itu juga harus dipelajari? lalu dengan soal yang sama ternyata gagal juga padahal jawabanya sama apa itu berarti personality qt sangat buruk?

    Tidak ada kepribadian yang buruk, kepribadian yang ‘sakit’ ada. 🙂 manusia itu dinamis, sehingga apa yang melekat padanya juga bersifat dinamis, seperti kepribadian, artinya dengan berjalannya waktu manusia menjadi semakin dewasa atau sebaliknya. Kegagalan Anda mungkin disebabkan kepribadian Anda tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau pekerjaan yang akan Anda jalani. Katakan dibutuhkan seorang sales, namun kepribadian Anda lebih cocok untuk pekerjaan di belakang meja, artinya Anda tidak sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan.

  13. dian says:

    Boleh dunk Dian tolong d kasihkan referensi penelitian ilmiah yang menegaskan tentang perlunya berlatih psikotes sebelum melakukan psikotes…termasuk seberapa besar sih pengaruhnya terhadap hasil tes seseorang. Thx banget ya…

    Silahkan baca buku-buku terbitan Kogan Page :), ada beberapa yang jadi resensi buku di web ini. Berlatih itu khusus untuk tes yang mengukur inteligensi, yang mengharuskan hitung menghitung dan ada jawaban benar salah. Kalau untuk kuesioner kepribadian, saya tidak menyarankan karena kan tidak ada jawaban benar salah untuk kepribadian 🙂

  14. Purnomo Aji says:

    dear consultant,
    terima kasih sebelumnya. saya pria 29 tahun, dalam 5 tahun terakhir saya bekerja di 7 perusahaan berbeda & hanya 2 diantaranya yg bisa bertahan lebih dari 1 tahun. saat ini saya tidak lagi bekerja dan tengah berusaha untuk bekerja kembali. sebenarnya saya merasa tidak ada masalah dalam menghadapi tes psikologi. selama ini saya telah mengikuti puluhan atau bahkan lebih dari seratus kali proses rekrutmen dan hampir seluruhnya dapat saya lalui dengan baik pada tahapan tes psikologi. permasalahannya, hampir setiap kali itu pula saya tidak lolos pada tahapan wawancara.
    selama ini saya selalu beranggapan bahwa riwayat pekerjaan sayalah yang menjadi point negatif dalam penilaian terhadap diri saya. saya menyadari kesalahan2 saya dan ingin memperbaikinya namun belum memahami cara yang tepat untuk menghadapi wawancara dengan kondisi saya.
    mohon masukan dan pencerahan, apresiasi saya atas perhatian consultant.

    Proses wawancara adalah susah-susah gampang :). Karena menyangkut impressi diri pada orang lain dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik. Anda bisa analisa diri Anda apakah kekurangannya ada pada jawaban Anda atau bahasa tubuh Anda.. Jika kekurangannya pada bahasa tubuh cobalah untuk tampil yakin dan percaya diri, dan tunjukkan impressi yang positif, jika masalahnya pada jawaban, coba cari buku-buku yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan wawancara, disitu Anda bisa belajar cara-cara menjawab yang efektif.

  15. akmal zachary says:

    saya setuju dng pendapat kamu. saya salah satu pimpinan karyawan dari perusahaan besar international. ini pengalaman saya..sering sekali saya jengkel menemui pakar psikologi seperti astri yang salah menganalisa.beberapa kali saya dikecewakan karena kehilangan calon karyawan yg memang menurut aspek intelektual dan tes keterampilan bidang itu baik sekali dgn sedikit trainning itu akan menjadi sempurna,akhirnya saya harus berusaha kontak kembali calon karyawan itu. dan saya memberikan kesempatan tes psikotes kedua kalinya. namun 1 hari sebelum tes tersebut saya lakukan temu wicara untuk mengetahui seberapa besar dia menguasai tes psikotes ini,ternyata masalahnya adalah calon karyawan tegang,khawatir dan trauma akan salahnya penilaian keprbadian dr alat psikotes tersebut. jd lebih baik memang sebelum tes harus diberi pengarahan dan pengertian terlebih dahulu. lalu team HRD kami memberikan soal sesuai standar yg sudah dimodifikasi ulang untuk tes kedua..ternyata hasilnya baik sesuai harapan kami. disini memang pentingnya latihan psikotes untuk para calon karyawan. psikolog seperti Astri tidak perlu khawatir akan kwalitas dan kwantitas kinerja dan kepribadian calon karyawan. karena kami pimpinan dan team user lebih mengenal dan mengetahui karyawan seperti apa yg kami inginkan. kami memerlukan jasa para pakar psikologi bukan hanya sekedar untuk mengetahui keseluruhan potensi seseorang tapi memancing potensi yg terpendam lalu dimunculkan dlm sebuah tes dan memberi perawatan kinerja dlm hal kejiwaan.


    Terima kasih atas input yang sangat berharga ini, Pak 🙂

  16. citra says:

    Dear mbak Andin….
    Saya baru saja gagal msuk prog.spesialisasi yg sangat saya harapkan d UI,gagalnya d test t’akhir stlah psikotest+wwncara…
    Ada tips biar tenang+PD g’ mbak.?+apakah hasil psikotest tetap atau hanya untuk menilai kondisi saat test..?
    thanx@lot y mbak..

    Coba lagi 🙂 tipsnya tambah ketenangan dan mungkin baca doa ya supaya pikiran menjadi lebih rileks 🙂

  17. Martha says:

    halo kak andin. saya sedang akan ngadain kegiatan Abdimas nih tapi bingung ngawalinnya soalnya kan harus yakin dulu “fenomena” itu terjadi nggak di subjek yang akan menjadi sasaran kita? oh ya sekarang saya masih smstr I psikologi.kewalahannya adalah kalo dengan test? atau jika tanpa test? gimana caranya? help dong yah?
    please. Cth kasusnya dalah “menjadi bahagia di usia senja” gimana nentuin standart bahagia itu?. thanks, GBU.

    pertama sekali yang perlu dilakukan adalah cari teori tentang kebahagiaan di usia tua, nah dari teori itu lihat faktor-faktor apa saja yang terkait baru kemudian susun item-itemnya.

  18. bener, dengan berdoa semoga diberi petunjuk oleh Yang Maha Kuasa…

  19. CITRA says:

    sy bingg bgt bila diminta utk gambr phon, apkah sbaiknya akarnya juga digambar, klo ya sebaiknya seprti pa, karna akr kan didalam tanah mhon bntuanny dunk mas…

    Kalau menurut Anda lebih baik akarnya dibuat, digambar saja 🙂 Akar kan berbeda dengan batang, pasti psikolognya bisa mengerti apa yang Anda maksudkan 🙂

  20. Astri Simbolon says:

    Dear Mbak Andin,

    Maaf jika saya sudah lancang men-judge, mbak.. Tidak ada maksud seperti itu. Setelah saya mengobrol dengan beberapa dosen saya, pikiran saya jadi lebih terbuka mengenai proses psikotes. Sepertinya saya masih harus banyak membaca seperti yang mbak Andin sarankan pada saya. Maafkan saya, ya, mbak..
    Terima kasih untuk feedback dari Mbak Andin. Semoga bermanfaat untuk karir saya ke depan.

    Salam,
    Astri Simbolon

    Dear Astri,
    Kita sama-sama belajar 🙂 Ada banyak hal yang saya tidak tahu, dan mungkin Astri tahu lebih banyak. Sebagai sesama manusia kita bisa saling berbagi.
    Terima kasih.

    salam,

  21. ayu says:

    saya ingin bertanya tips2 untuk memulai psikotes, saya adalah orang yg tipe panikan, apabila akan memulai mengerjakan test (terutama utk mlamar k tmpt yg sangat saya inginkan), tiba2 tangan saya suka bergetar sendiri dan sulit berkonsentrasi utk beberapa saat, ada tipsnya g utk menghilangkan kpanikan ini?


    tarik nafas dalam-dalam dan lepaskan perlahan-lahan ulangi hingga 3 kali selanjutnya Anda bisa buat visualisasi dalam pikiran Anda, bisa gunung atau pantai yang paling menyenangkan untuk Anda sehingga pikiran Anda bisa rileks. Panik muncul karena perasaan tidak siap,jadi persiapan mental dan asupan makanan yang cukup sebelum menjalani tes.

  22. Sule says:

    dear Consultant HR,
    saya mau tanya, referensi buku psikotes yang bagus untuk melamar pekerjaan menurut anda karangan siapa & penerbit mana ya?
    Thq b4


    Referensi buku terbitan Kogan Page, sudah ada beberapa yang di Indonesiakan.

  23. Tiara says:

    Dear mbk Andin,,,
    saya bakal ikud tes psikometri, saya bingung mbak, tes psikotes sm psikometri itu sama atau beda y mbak, kira2 gimana contoh soal psikometri, makasih sebelumnya y mbak

    Jawab:
    Pada dasarnya semua tes psikologi dibangun dengan pendekatan psikometri. Namun dalam perkembangannya, tes-tes psikometri lebih mengarah pada kuesioner dengan berbagai bentuk pernyataan dan respon, bisa untuk mengukur kepribadian ataupun inteligensi atau aspek lainnya. Tes psikometri tidak termasuk tes-tes grafis, seperti menggambar orang atau menggambar 8 kotak yang berisi tanda-tanda tertentu.

  24. wonk KITO says:

    test pns kemrn gue yakin bisa jawab test psiko 390 soal, tapi no 387 dan 388 gue loncatin,
    apa itu yang buat gue gak goal ya??
    alias Komputer menganggap eror semua??
    sdgkan teman gue jawab B semua dari 1 – 50 malah goal,
    gila , bener gak tu testnya valbid.
    tx


    saya rasa bukan karena diloncatin, tapi karena jawaban seccara keseluruhan, teman Anda yang menjawab B semua artinya dia mengakali dan ternyata berhasil, mungkin perusahaan tersebut mencari orang-orang dengan standar yang seperti itu. Mengenai valid tidaknya alat tes, harus di cek dari ketersediaan manual tesnya dan apakah sudah pernah diuji cobakan pada populasi yang dituju.

  25. Mian says:

    saya bingung tes psikiometri itu contohnya seperti apa ya ? apakah sama seperti pksikotes ? atau bentuk pertanyaan lain>> mohon penerangannya…trimakasih


    tes psikometri itu berbentuk kuesioner atau pilihan multiple choice bisa untuk mengukur beragam aspek psikologis, tergantung apa yang ingin diukur, apakah kepribadian, inteligensi, sikap, values, minat dll. Bedanya dengan psikotes, psikometri tidak melakukan tes-tes yang bersifat grafis seperti menggambar orang atau melengkapi gambar.

  26. Angga says:

    Dear mbak Andin

    Mbak saya hampir tiap Tahun Nyoba yang mananya Ujian PNS..dan 3 x berturut2x sudah nyampe di wawancara karena nilai Psikotes saya dibwah standar / nominal dari Instansi tu, dan saya tidak diterima. Itu psikotes seharian penuh dan dari sebuah Lembaga UI gitu, Bagaimana caranya mbak biar tahun ini saya LOLOS, padahal seblumnya saya selalu latihan. Apakah mbak membuka les latihan psikotes / ada Tips / Buku latihan dari UI. Terima Kasih Tolong bisa Dibalas karena Bulan Oktober mendatang saya kembali Tes psikotes. Thks

    Dear Angga,
    Maaf saya tidak membuka latihan psikotes. Saran saya tetap berjuang, belajar, dan jangan mudah putus asa. Yang paling penting siapkan mental positif.
    Salam,

  27. Tita says:

    mba mau nanya nih, dulu pas SMA saya pernah ikut psikotes, dan ternyata hasil IQ nya rendah sekali kalau tidak salah cuma 90 skor IQ saya.kalau skor IQ saya rendah, tapi kenapa dari sd,saya alhamdullih selalu menjadi bintang kelas, padahal belajarnya juga pas ada ulangan ajaa
    jadi sebenernya fungsi dari IQ itu apa ya?
    mohon jawabannya


    Mungkin artinya pada saat dites IQ kamu jawabnya asal-asalan sehingga kecerdasan kamu tidak terukur :). Kalau kamu jalankan dengan sungguh-sungguh pasti kamu akan tahu seberapa tinggi IQ kamu sebenarnya. Fungsi tes IQ menjadi salah satu pertimbangan untuk diterima kerja atau untuk melanjutkan pendidikan karena dengan diketahui tingkat kecerdasannya bisa diprediksi bagaimana kesiapannya untuk bekerja atau belajar.

  28. andi says:

    dear, mbak andin

    beberapa hari lagi saya menjalani test assessment online, yang perlu saya tanyakan apakah sama antara test assessment online dengan psikotes seperti biasanya? saya mau berlatih pakai contoh soal seperti apa? terimakasih.

    Tes/assessment online itu beragam macam, saran saya persiapkan diri dan mental sebaik mungkin 🙂

  29. nana says:

    salam..
    mau tanya,klo psikotes gambar orang tu fungsi’a apa?knapa gambarnya org yg sdg mlakukan aktivitas…trmksh..

    untuk mengenali kepribadian kamu, gambarlah yang paling baik menurut kamu 🙂

  30. ibet says:

    Minta Contoh Soal-Soal UI yang sering keluar…saya beberapa kali ikut tes g pernah lolos….

    gak punya

  31. Maruli says:

    Boleh tau lembaga psikotest yang bagus ga untuk test setingkat Manager dan Kepala Cabang.??

    terimakasih

    coba di googling aja, Pak. Ada banyak yang bagus dan mahal, bagus dan murah juga banyak 🙂

  32. dwi says:

    knp koq g ada plajaran khusus tentang psikotes waktu sekolah,,pdahal ketik ini mlamar pkerjaan psikotes penting banget,,,
    mhon tips nya agar lebih mudah memahami soal psikotes,padahal saya sudah sering berlatih…

    Tingkatkan ikhtiar dan berdoa sebelum menjalankan tes, pikiran yang rileks dan tenang bisa memberikan hasil yang lebih baik

  33. zidiyuto says:

    dear consultan..

    saya ingin bertanya, sebenarnya tes pauli itu untuk apa sih. menghitung sampai lelah atau apa???
    n kalau bisa, tolong jelaskan bagaimana agar bisa menjawab tes pauli dengan cermat dan tidak cepat lelah maupun bosan.
    terima kasih sebelumnya..

    Pada dasarnya semua alat tes dibangun untuk mengetahui aspek-aspek psikologis manusia. Jalani sesuai kemampuan dan kerjakan sebaik mungkin, itu saja sarannya

  34. muhammad rifai roni says:

    selamat pagi,
    salam sejahtera buat kita semua
    mbak/ibu mau tanya gimn cara menghadapi test kafersealin /paulin dan cara penkerjaan, dan mohon solusi utk gimn cara berhitung dengan cepat dengan waktu singkat dan sangat singkat, sblm dan sesudahnya saya ucapkan terimah kasih

    Tingkatkan konsentrasi dan ketenangan diri 🙂

  35. gulhaan says:

    dear mba,

    saya sekarang lagi mengalami kejenuhan di kantor lama, dan udah sering sekali test psikotest di perusahaan lain dan saya juga ikut test wawancara tetapi kok dari 5 test yg sudah saya ikuti kok ga ada yg lolos, mohon pencerahan nya,thx

    Mungkin itu bukan yang terbaik untuk kamu, teruslah berupaya dan jangan putus asa. 🙂

  36. ockta says:

    mbak… aq juga gagal test psikotest mlu nih… aq selalu asal2an ngisi kubus diputer2 itu loh sm agak telat jwab soal itung2n… msa cm gr2 aq g lolos psikotest aq gbs dpt kerjaan yg lbh baik mba,,, aq dh berlatih tp ttp aj sll gagal dipsikotest…

    ada tips ga mbak buat saya,, help me bgt mba…

    Kalau kamu ngerjainnya asal-asalan gimana bisa dapatkan yang terbaik? Berupaya sebaik mungkin yang dapat kamu lakukan dan tawakal atas hasilnya. Selalu berupaya lebih baik, percayalah kegagalan itu tidak ada selama tidak putus asa dalam mencoba

  37. kirua says:

    Mohon info tentang tes psikometri ui..

    email saya sertakan.,bisa langsung dikirim melalui email.,
    terima kasih.,

    dan tips2nya sangat bermanfaat!
    sukses!

    saya tidak punya info apapun tentang tes psikometri UI

  38. zelika says:

    blh minta soal-soal psikotest ui dan sama jawaban’a la…

    kirim ke email ja…

    tidak punya 🙂

  39. ardisoetomo says:

    sering kali gagal psikotes??????

    teruslah berupaya, suatu saat nanti pasti dapat yang terbaik

  40. Taufik says:

    Dear mbak andin…

    Mbak, saya pernah ikut tes psikotes untuk kenaikan golongan tetapi saya tidak lulus pada tes psikotes dan wawancara. Bisa minta tipsnya donk mbak biar saya bisa lulus dalam tes psikotes dan wawancara terutama yang diselenggarakan oleh UI, biar saya bisa ikut tes kenaikan golongan lagi.
    Terima kasih.

    Saran saya tingkatkan konsentrasi Anda dalam menjalankan setiap tes dan berupayalah sebaik mungkin

  41. yulian says:

    permisi, mohon maaf, bolehkah saya meminta contoh tips yang benar agar bisa mengerjakan soal psikotest TKD DIFERENSIAL ANGKA? mohon bantuannya, bisa dikirim di email saya, terimakasih,..

    tingkatkan konsentrasi Anda dengan membuat pikiran lebih rileks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Buku

Subscribe Artikel

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 8 other subscribers

Polling

Apakah Anda sudah merasa cocok dengan karir Anda saat ini?

View Results

Loading ... Loading ...

Latest Tweet

Subscribe Newsletter

Quotes of the day

Knowing is not enough; we must apply. Willing is not enough; we must do.
Johann Wolfgang von Goethe